Ketidaktahuan
Semua berjalan, apakah sesuai kehendakmu. Kamu pernah rapuh menangis karena ketidakmampuanmu sendiri. Sendiri iya sendiri tidak ada orang yang tahu kamu menangis. Karena kamu memilih tersenyum menatap orang lain. Kebahagiaan yang tidak kamu tampakkan ataupun kesedihan yang tidak ingin kamu perlihatkan. Seperti semua berjalan datar, datar menurut orang lain. Kamu menjadi pengamat, kamu mengamati, kamu menilai, kemudian tengok dirimu sendiri. Kenapa mereka? Kamu tanya lagi kenapa mereka sedangkan aku. Pertanyaan berkali kali muncul, tapi cukup kamu rasakan sendiri, bermonolog ria sehingga seperti biasa, perasaan datar. Ingin mengatakan apa maksudmu tapi kamu tidak tahu apa yang ingin kamu katakan kepadanya. Kamu tidak suka mengkomunikasikan perasaanmu. Kamu tetap bisa tersenyum atau pura pura tersenyum, padahal kamu menahan rasa kecewa. Kamu diam, kamu mencoba mengalihkan perhatian dari mereka. Ya perasaan datar, kamu cukup bilang aku tidak apa apa, karena memang tidak...