SILAHKAN BERI JUDUL SENDIRI
Semua orang tidak akan pernah sama,
ketika dia sudah ditempa oleh suatu permasalahan sekaligus lingkungan yang
ada. Bisa jadi ia lebih kuat daripada yang sebelumnya dan bisa jadi ia melemah.
Namun semua orang selalu pernah mengalami kedua fase kehidupan tersebut. Bisa
jadi titik terlemah ataupun titik terkuat. Ketika ia berada pada titik terkuat
berarti tantangan yang ada sudah berhasil ia taklukkan dengan sangat baik. Perubahan mengantarkannya pada sebuah capaian gemilang. Perlu tekanan untuk
merubah sebuah keadaan maupun karakter seseorang. Lantas jika memang tempaan
yang ada membuat orang semakin melemah, jangan kau cela ataupun kau jauhi
dirinya, tegur dia, ingatkan dia, do’akan dia, jangan hanya menghujat. Kamu hanya perlu menguatkan diri, dan
menyadari bahwa semua yang ada di dunia ini memang terlalu fana, semua orang
datang dan pergi sesuka mereka. Kamu hanya perlu menyadari memang benar bahwa
sang kuasa pemilik alam raya ini yang harus selalu kau percaya, tanpa menggantungkan
harapan kepada selain-Nya. Hanya perlu mengerti bagaimana mereka memperlakukan. Oh mungkin
kalimat ini harus selalu aku percaya. Kamu juga harus mampu bertahan.
Harusnya kau mengerti tentang
prinsip ikhlas seperti kepompong, yang katanya kau rawat ia dari ulat hingga
menjadi kupu kupu walaupun kau tau sesuatu yang terbang akan pergi. Jangan terlalu
dalam ketika merasa, nanti putar baliknya jauh. Mengabaikan apa yang harusnya perlu
terabaikan, mendengarkan apa yang hanya perlu untuk didengar dan melihat apa
yang harusnya terlihat. Memilah milahnya sulitkan, tidak bisa kau hanya memilih
apa yang kamu sukai. Kau perlu merelakan dan berlapang dada. Tapi yang tak
terlihat memang lebih luar biasa pengaruhnya dari apa yang terlihat, keajaiban
itu nyata, kehendak sang pencipta. Menjadi berbeda sulit tantangannya. Menyampaikan
kebenaran tak selamanya akan mendapat pujian, kau harus siap untuk ditempa
cacian. Dan kenapa masih mengharapkan pujian, itu kekelaman yang dapat
menyesatkan. Siapa yang tanpa kau sadari ingin membuat kau bahagia, walaupun
lebih sering terabaikan. Kamuflase oh kamuflase. Butuh ketenangan. Jika ingin berkata ungkapkan biar tidak
penasaran.
Namun ketidaktahuan terkadang memang
menenangkan,ya terkadang. Karena ketika kau sadar bahwa sebuah fakta sangat menyakitkan.
Kemalasan dalam diri yang sangat sulit untuk dimusnahkan. Siapa yang peduli dan
dapat menyemangati. Menyemangati diri sendiri kenayataanya sangat sulit. bersabarlah
dan tetap berusaha, meskipun langkahmu masih merangkak, katanya sesuatu akan
indah pada waktunya, kalau belum indah berarti belum waktunya. Kamu harus
percaya.
Allah menginginkan agar kita meyakini
bahwa pasti ada
kebaikan dalam segala hal yang
menimpa kita dengan menyadari bahwa semua itu berasal dari Allah. Menerima apa
pun yang menimpa kita dan meyakini bahwa ada kebaikan dalam setiap kejadian
walaupun tampaknya merugikan, bahkan malah bersyukur untuk semua itu. Tidak ada
yang mustahil untuk dilakukan, jika Allah berkehendak. cahaya kekuasaan dan
kehebatan Allah yang tiada batasnya, manusia hanyalah makhluk yang lemah. Tanpa
kemurahan dan kasih Allah, ia tidak akan bisa bertahan. Melalui kemampuannya
untuk memahami dan mempertimbangkan, manusia dapat memahami sesuatu hanya
seluas apa yang diizinkan Penciptanya.
Tak
ada seorang pun yang
kebal terhadap segala
peristiwa. Biasakanlah untuk
melihat bahwa pada akhirnya ada suatu kebaikan dalam sebuah peristiwa
yang pada awalnya terlihat merugikan. Teruslah berjuang, jangan takut jika kita dihadapkan pada sebuah kegagalan,
tetap semangat dan berjiwa besar. Seperti yang diungkapkan Thomas Alfa
Edison "Ribuan Kegagalan adalah Ribuan Jejak untuk Sampai pada
Puncak”. Selalu berpikir positif dengan keadaan yang terjadi. Mungkin cara ini yang membuat anda bisa
menjadi pribadi yang tangguh dan punya mental yang kuat.
Saat aku membuat kesalahan, saat aku
jauh dari aturan sang pencipta, saat sebuah perbuatan maupun perkataanku
menyayat hati, saat emosi tak bisa lagi kutahan. Kadang semua datang tanpa
kusadari. Datang saat aku jauh dari Sang Ilahi. Aku yang masih dalam reparasi proses perjalanan terkadang berliku. Saat berada pada belokan atau
terjalan batu besar, disitulah prinsip diri mulai goyah dan selalu mebutuhkan
nasehat ketenangan. Tolong ingatkan aku. Semoga Allah selalu melindungi.
Seseorang yang
lebih suka berada dibalik layar
Karya berjudul "Silahkan Beri Judul Sendiri" mengandung pesan moral yang baik, secara keseluruhan tata penulisan sudah cukup baik dan sesuai kaidah, namun ada beberapa yang masih tidak sesuai, misal pada kata "di dengar" yang seharusnya awalan "di" disambung karena diikuti oleh kata kerja.
BalasHapus