Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Satu Kembali, Satu Pergi

Ku beranikan diri untuk mengawali, walupun berat dengan segala pertanyaan kenapa harus aku yang mengawali. Kuacuhkan, oke sepertinya harus mengalah melawan ego untuk menghempaskan rasa bersalah ini. Tapi tetap saja pertanyaan masa iya aku yang salah, kan dia yang menghapusnya haha. Nice, responnya membuka jalan baru, jalan yang selama ini   tertutup debu yang sangat tebal. Hampir saja menutup ruang hubungan tak berpenghuni itu. meskipun rasa tak terima masih meronta ronta dalam banyak kalimat tanya, tapi tertahan demi jalan baru. Ku utarakan maksudku dan kau dengan penjelasanmu, oke oke. Basa basi demi kedamaian yang tercipta. Semakin lama jawaban semakin dingin bermula rangkaian kalimat menjadi paragraf hingga hanya sebuah emoticon ekspresi. Hari hari kemudian berlalu. Ku lihat dia dari jauh mulai mendekat, melewati tanpa ragu, tanpa suara. Melintas lagi dalam benak memang jalan baru itu belum terbuka. Karena aku juga sama sama diam. Dia berjalan semakin dekat aku d...

KATA

Kenapa ku suka kata Karena kata berbahaya Kata sebuah cara Merubah apapun yang kau minta Kata hanya sekedar kata kalau hanya dibaca Kata sebuah penghubung rasa merangkai kata, pembuka makna merangkai kata, menelisik duka ataupun suka merangkai kata dapat merubah rasa kata tanpa suara tak berarti bila tak dirasa kata menyakitkan jiwa raga karena kata menghubungkan rasa kata menorehkan   amarah jiwa aroma rasa muncul dari kata jangan kau acuhkan kata karena kata berbahaya maksud hati berkata apa tapi muncul kata apa kata pendekar dalam revolusi kata tak bernyawa tapi dia punya cerita pemiliknya kata menembus batas waktu yang tidak kau lalui sejarah tertoreh   dengan kata kau tersenyum saat membaca seolah kata menjadi alasannya kata tak bermakna bagimu? Tapi kata sangat bermakna bagiku