Memilih jalan
Memilih sebuah keputusan menurutku
itu sebuah hal yang sulit. Karena akan berkesinambungan terhadap jalan yang
akan dilewati nantinya. Berdamapak untuk diri sendiri dan juga orang lain.
Pernahkah engkau salah dalam memilih jalan? yang ada dalam pertanyaan sebenarnya
jalan itu memang benar-benar salah atau hanya salah menurut prespektifmu
sendiri?
Mungkin jalan yang kau lewati
terlalu rumit, terlalu sulit untuk dipahami orang lain. Tapi setiap orang punya
cerita yang akan ditulis dalam sejarah perjalananya masing masing. Bisa jadi
yang rumit adalah pola pikir yang ada di kepalamu sendiri. Disitulah perlu
peran oranglain untuk menjadi penolong ataupun melihat dirimu. Seperti kuman
diseberang terlihat, sedangkan gajah di pelupuk mata tidak terlihat. Karena diri
terlalu sulit untuk menilai diri sendiri. Tetapi semua keputusan tetap saja ada
di tanganmu sendiri. Semua yang menjalankan peran tetap dirimu sendiri. Pada
intinya tetap perlu orang lain untuk melihat apa yang cocok untukmu. Karena
kehidupanmu bukan dirimu sendiri yang akan merasakannya. Orang lain juga berperan disana. Sedikit meredam ego
untuk melihat sisi yang diinginkan orang lain terhadapmu. Berkonsultasilah
dengan orang yang benar, orang yang ingin melihatmu bahagia, bukan orang yang
selalu berfikiran negatif tentangmu. Tapi dia orang yang mau mengingatkan
kesalahanmu. Tapi jangan terlalu diambil pusing setiap perkataan orang lain,
kau perlu filter. Jika keputusan yang kau ambil sudah benar menurut prosedur
yang berlaku, namun tetap saja orang lain berkomentar negatif, berarti memang
orang lain tersebut yang perlu membenahi
dirinya. Perlu diingat tidak ada orang yang sempurna dengan semua yang melekat
pada dirinya.
Seberapa jauh jalan yang salah itu.
Seberapa jauh langkah salah yang kau ambil, tetap saja jika engkau menyadari
dan punya keinginan sekaligus tindakan untuk berubah disitu pasti ada jalan
benar yang baru. Melihat peluang kesempatan dan menyadari kesalahan itu adalah
poin emas. Langkah besar selanjutnya pasti akan hadir. Problematika yang ada
sebenarnya adalah ketika komentar buruk dari luar yang menggoyahkan tekad. Maka
dari itu jadilah penyemangat bagi orang lain yang selalu memberikan kata kata
positif, dan semoga kalimat positif itu yang akan memantul kepada dirimu
sendiri.
Menjadi pengamat orang lain.
Pengalaman adalah guru paling berharga. Mendengarkan kisah kisah orang
terdahulu dan mengambil hikmah dari pengalamannya. Kau harus bisa melihat dua
sisi yang ada pada manusia, karena itu sudah menjadi takdir. Manusia punya
kelemahan dan kelebihan. Kalaupun tidak menemukannya, kau tetap perlu menyadari
dua sisi itu pasti ada. Jadikan kelemahan sebagai pengingat diri, bahwa tidak
ada hal yang perlu disombongkan. Dan jadikan kelebihan untuk mengingat tugas
kehidupanmu sebagai penebar manfaat.
Salah jalan merupakan hal yang tidak
diinginkan. Karena disana banyak risiko yang akan dilalui, terutama komentar
orang lain. Lingkungan memiliki peran penting. Walaupun yang terpenting adalah
kepercayaan terhadap diri sendiri. Apa arti dari zona nyaman? bukan hal yang
mudah untuk mendefinisikan secara sepakat tentang arti dua kata tersebut. Tapi yang
pasti kau perlu paksaan untuk tetap terus berkembang dan berkembang. Melampaui
batas kemampuan yang ada dalam dirimu dengan paksaan dan paksaan untuk terus
berubah. Salah jalan ya, itu risiko kehidupan. Tapi disaat kau memilih untuk
berhenti disitulah kesalahan. Kau terlalu memperkecil kemampuan besar yang
sebenarnya ada dalam dirimu. Terus paksa dan paksa untuk memperbaiki diri.
Semoga perubahan demi perubahan yang kau lakukan akan berdampak besar dan
memberikan manfaat. Karena tujuan utama yang berfaedah adalah sukses dan
bahagia terhadap apa yang telah dilakukan untuk kehidupan ini yaitu satu kata
manfaat.
Komentar
Posting Komentar